Apa Itu CronJob?

Kita sering mendengar istilah cron job, apakah itu sebenarnya cron job? Fitur cron job kerap digunakan untuk otomatisasi proses agar berjalan dalam interval waktu tertentu. Hal ini tentu mempermudah pekerjaan yang dijadwalkan ketimbang dilakukan secara manual

Sistem Operasi

Cron dikenal sebagai perangkat lunak yang terpasang pada sistem operasi berbasis

  • Linux
  • MacOS dan
  • FreeBSD.

Pada sistem operasi Windows fitur serupa dikenal dengan nama Task Scheduler, fungsinya sama.

Mekanisme Kerja

Semua tugas yang akan dijalankan cron job, disimpan dalam tabel yang bernama crontab (kependekan dari Cron Table). Pada tabel ini disimpan data jadwal meliputi: shell / command (perintah) apa yang dijalankan, setiap kapan dijalankan. Oleh karena itu dalam mengubah atau menambahkan cron job dapat dilakukan dengan cara mengedit file crontab ini.

contoh format isi file crontab:


# Minute   Hour   Day of Month       Month          Day of Week        Command    
   5        *          *             *                *            /usr/bin/curl http://domain/update.php

Isi file diatas artinya jalankan perintah cURL ke url http://domain/update.php setiap 5 menit. Lambang * berarti dijalankan setiap (jam/hari/bulan/tahun). Untuk format dalam bentuk command dapat lihat cheatsheet ini.

Setiap user dalam sistem operasi dapat membuat crontabnya masing masing jika diberi akses, adapun untuk user dengan akses root / administrator dapat mengedit crontab user lain.

Ketika sistem operasi dijalankan / dinayalakan, sistem akan mencari file tabel crontab tadi yang bernama .crontab yang umumnya terletak pada direktori milik masing masing user OS.

Isi semua file .crontab yang ditemukan dibaca dan formatnya yang menandakan jadwal tugas dijalankan akan dikenali sistem, dan sistem akan mencocokannya dengan waktu komputer / server sistem ini berada.

Perintah akan dijalankan pada background sesuai dengan privileges tiap user yang membuatnya, sehingga tidak menginterupsi keseluruhan proses yang berjalan di sistem operasi, kecuali jika perintah yang dijadwalkan cron memakan banyak sumber daya / resource.

Kesimpulan

Dari uraian diatas didapat kesimpulan sebagai berikut

  1. Cron dikenal dalam sistem operasi Linux, MacOS dan FreeBSD.
  2. Cron mulai dikenali / berjalan ketika sistem operasi dihidupkan
  3. Cron menggunakan waktu server
  4. Cron dijalankan berdasar perintah dan jadwal dalam file .crontab / cron table
  5. Format jadwal adalah dalam menit, jam, hari, bulan, dan tahun.
  6. Setiap user dalam sistem operasi memiliki file crontab sendiri sendiri, hanya root atau administrator yang dapat mengedit file crontab user lain atau melarang akses user untuk memiliki file .crontab
  7. Perintah yang dihasilkan dari cron akan berjalan dalam background sistem operasi.

Secara umum cron job berarti fitur yang digunakan untuk menjalankan perintah tertentu pada sistem operasi dalam rentang jadwal / waktu tertentu.

Daftar Perintah Cron (tambahan)

crontab -a namafile
membuat file dengan nama bebas yang difungsikan sebagai file crontab (jadi non standar selain nama .crontab

crontab -e
Edit isi file crontab, jika file belum ada maka akan otomatis dibuat

crontab -l
Menampilkan file crontab.

crontab -r
Menghapus file crontab.

crontab -v
Menampilkan kapan crontab terakhir di ubah (hanya ada pada beberapa OS).

crontab -u nama_user
Merubah, hapus dan lainnya crontab milik user lain, hanya root / administrator yang memiliki akses ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *